Jl. RM Suryo No.1, Sendangharjo, Tuban
(0356) 321322
smpntuban01@gmail.com

RAIH MEDALI PERAK DALAM KOMPETISI INTERNASIONAL

SMP Negeri 1 Tuban

RAIH MEDALI PERAK DALAM KOMPETISI INTERNASIONAL

RAIH MEDALI PERAK DALAM KOMPETISI INTERNASIONAL

Pada bulan Oktober lalu, tepatnya pada tanggal 27 Oktober 2019 di Bogor,  salah satu siswa terbaik SMP N 1 Tuban kembali meraih medali pada ajang bertaraf Internasional. Ananda NEYSA SELENA DEVINA dari kelas VII-B berhasil mendapatkan medali PERAK pada International Science Competition (ISC).  Kompetisi bertaraf internasional tersebut diikuti oleh 4 negara, Indonesia, Filiphina, Malaysia, dan Vietnam. Sebanyak 250 peserta dari negara-negara tersebut berkompetisi untuk memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu.

Kompetisi yang mengujikan mata pelajaran IPA/Sains tersebut, terdiri dari 2 level. Level SD yang diikuti oleh siswa yang duduk di bangku kelas IV, V, dan VI, kemudian level SMP yang diikuti oleh siswa dari kelas VII, VIII, dan IX. Ananda Neysa dari SMP N 1 Tuban, yang masuk dalam kontingen Indonesia bersama kurang lebih 30 siswa lainnya dari SD maupun SMP dari sekolah-sekolah di penjuru Indonesia sangat antusias mengikuti kompetisi tersebut. Sejak tanggal 19 Oktober 2019, mereka sudah berada di Bogor guna mengikuti proses karantina selama 6 hari.

Karantina dimaksudkan untuk menerima materi tambahan bagi para peserta agar lebih siap menghadapi ISC. Kemudian pada tanggal 25 Oktober 2019, seluruh peserta dari 4 negara tersebut melakukan persiapan atau briefing terakhir. Dan pada tanggal 26 Oktober 2019 adalah pelaksanaan ISC. Soal dalam ISC ini terdiri dari 2 bagian. Teori 1 adalah 30 soal pilihan ganda, dan Teori 2 adalah soal uraian. Kedua bagian tersebut harus selesai dalam waktu 90 menit.

Ananda Neysa yang masih duduk di bangku kelas VII, harus mampu bersaing dengan peserta lainnya yang duduk di bangku kelas VIII dan IX. Meski ada beberapa materi dari kelas diatasnya yang belum ia terima, namun Neysa berusaha mempelajari dengan berbagai cara. Selain dari karantina, Neysa juga sering menanyakan pada Bapak/ibu guru yang mengajar IPA jika ada yang kurang dimengerti. Bagi Neysa, tidak ada kata menyerah. Saat ditanya apakah ada soal yang menurut dia sulit, ia pun menjawab “ada, terutama pada bidang Biologi, saat diminta menjelaskan tentang sistem hormon.” Namun, kesulitan tersebut tak lantas mengecilkan hati Neysa, hal itu dibuktikan dengan prestasi yang ia raih. Pada tanggal 27 Oktober 2019, bersamaan dengan Closing Ceremony International Science Competition, diumumkan pula kejuaraannya. Dan alhamdulillah, anada Neysa Selena Devina mendapatkan medali perak. Raihan kontingen Indonesia, berhasil mendapatkan 5 medali emas, 5 medali perak dan 12 medali perunggu. Selain membanggakan SMP N 1 Tuban pada khususnya, Neysa juga berhasil mengharumkan negara atas prestasi yang diraihnya. Selamat Neysa, semoga tahun berikutnya bisa kembali meraih medali pada kompetisi bertaraf internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *