Jl. RM Suryo No.1, Sendangharjo, Tuban
(0356) 321322
smpntuban01@gmail.com

Mengenal Lebih Dekat Sosok Inspiratif “Mam Sukwati”, Sang Kartini Maestro Matematika Kebanggaan Spensa

SMP Negeri 1 Tuban

Mengenal Lebih Dekat Sosok Inspiratif “Mam Sukwati”, Sang Kartini Maestro Matematika Kebanggaan Spensa

TUBAN – Peringatan Hari Kartini di UPT SMP Negeri 1 Tuban tahun ini terasa lebih bermakna dengan menilik dedikasi salah satu srikandi pendidikan terbaiknya. Beliau adalah Ibu Sukwati, M.Pd., atau yang lebih akrab disapa Mam Suk oleh rekan guru dan para siswa.

Dedikasi Tanpa Batas Selama 38 Tahun

Lahir di Tuban pada 2 Juni 1966, perempuan yang tinggal di Jalan Hayam Wuruk No. 89, Gedongombo ini merupakan potret nyata emansipasi melalui jalur pendidikan. Mam Suk telah mengabdikan dirinya di SMPN 1 Tuban sejak Juli 1988. Jika dihitung dari awal kariernya, hampir 38 tahun lamanya beliau mewarnai dunia pendidikan.

Perjalanan akademiknya pun mencerminkan semangat “habis gelap terbitlah terang”. Bermula dari lulusan D2 Keterampilan Jasa (PDU) IKIP Surabaya tahun 1987, beliau tidak berhenti belajar hingga meraih gelar S1 Matematika di UNISDA Lamongan (2000), dan puncaknya meraih gelar S2 Pendidikan Matematika di UNESA Surabaya pada tahun 2011.

Inovasi dan Prestasi di Bidang Matematika

Matematika seringkali dianggap sebagai pelajaran yang menakutkan, namun di tangan Mam Suk, angka-angka menjadi media inovasi. Beliau pernah menciptakan metode unik dalam menemukan konsep sudut dalam dan sudut luar segitiga. Inovasi ini beliau tuangkan dalam Best Practice yang membawanya melaju ke ajang Guru Berprestasi tingkat Provinsi Jawa Timur.

Prestasi tertingginya pun tercatat dengan tinta emas saat beliau meraih Juara 1 Guru Berprestasi Tingkat Kabupaten Tuban pada tahun 2014.

Menghadapi Tantangan dengan Kesabaran

Puluhan tahun mengajar tentu bukan tanpa hambatan. Wali kelas 9C ini mengaku tantangan terberat justru datang dari dinamika karakter siswa.

Tantangannya adalah saat menemui anak-anak yang kurang menghargai guru, misalnya tidak mengerjakan tugas atau perintah. Namun, di situlah peran guru untuk terus membimbing,” ungkapnya tenang.

Pesan Emansipasi untuk Generasi Muda

Bagi Mam Suk, emansipasi wanita di era modern sudah sangat nyata. Ia melihat kini perempuan memiliki kedudukan setara dengan laki-laki, terbukti dengan banyaknya pemimpin daerah dari kalangan perempuan.

Namun, kepada siswi-siswi SMPN 1 Tuban, Mam Suk menitipkan pesan yang sangat mendalam:

Anak-anakku, tetap semangat meraih cita-cita setinggi langit. Kalian bisa menjadi perempuan karier yang hebat, namun jangan pernah melupakan kodrat utama sebagai pendidik dalam keluarga dan ibu rumah tangga yang baik bagi keluarga kalian kelak.”

Melalui sosok Mam Suk, kita belajar bahwa menjadi Kartini masa kini adalah tentang kemauan untuk terus belajar, berinovasi dalam profesi, namun tetap menjaga akar nilai sebagai seorang perempuan.


Oleh: Zq dalam Rangka Peringatan Hari Kartini 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *