Jl. RM Suryo No.1, Sendangharjo, Tuban
(0356) 321322
smpn1tuban@yahoo.com

WASPADA TERHADAP COVID-19, SMP N 1 TUBAN BERLAKUKAN PEMBELAJARAN DARING DAN DIKUNJUNGI OLEH BAPAK KADISDIK KABUPATEN TUBAN

SMP Negeri 1 Tuban

WASPADA TERHADAP COVID-19, SMP N 1 TUBAN BERLAKUKAN PEMBELAJARAN DARING DAN DIKUNJUNGI OLEH BAPAK KADISDIK KABUPATEN TUBAN

WASPADA TERHADAP COVID-19

Setelah pada tanggal 11 Maret 2020, World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau yang lebih dikenal dengan nama virus korona sebagai Pandemic, seluruh negara-negara di dunia mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus tersebut. Tak terkecuali di Indonesia. Penyebaran virus korona di Indonesia cenderung terus meningkat dari waktu ke waktu, yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian material serta berimplikasi pada aspek sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Menindaklanjuti surat edaran Gubernur Jawa Timur, tanggal 15 Maret 2020 dan Keputusan Bupati Tuban tentang Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tanggal 15 Maret 2020, serta dengan memperhatikan perkembangan virus korona di Kabupaten Tuban, maka Pemerintah Kabupaten Tuban juga secara serius siap menangani dan mampu mengatasi virus korona, karena virus tersebut dapat disembuhkan. Langkah-langkah dalam penanganan Covid-19 juga meliputi bidang Pendidikan. Salah satunya adalah Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar pada jenjang PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK/PK-LK di Kabupaten Tuban dilakukan di rumah peserta didik masing-masing, terhitung mulai tanggal 17 s/d 29 Maret 2020.

Di SMP N 1 Tuban, pada Senin 16 Maret 2020 masih melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti hari-hari sebelumnya. Namun, kegiatan upacara bendera hari Senin ditiadakan. Tidak hanya pembelajaran di kelas, kegiatan MIPA Bilingual dan Try Out VI juga masih dilaksanakan. Kemudian terhitung Selasa 17 Maret 2020, kegiatan MIPA Bilingual dan Try Out VI yang seharusnya masih berjalan hingga Kamis 19 Maret 2020 terpaksa ditunda. Penundaan tersebut dilakukan menyusul surat nomor 421/1875/414.101/2020, Perihal Edaran Kewaspadaan Sekolah terhadap Novel Coronavirus dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban.

Sejak hari ini, 17 Maret 2020 di SMP N 1 Tuban menggunakan sistem daring (dalam jaringan). Sekolah terlihat sepi, ada beberapa siswa yang sedang berlatih tolak peluru untuk menghadapi pertandingan dalam waktu dekat. Tempat parkir sepeda siswa juga sepi, sedang tempat parkir kendaraan Bapak/Ibu guru dan staf terisi penuh. Ruang kelas, Laboratorium, Perpustakaan, maupun Lab CBT juga tidak ada satupun siswa, hanya Bapak/Ibu Tenaga Administrasi Sekolah yang terlihat. Hal ini disebabkan pembelajaran dilaksanakan dengan jarak jauh. Bapak/Ibu guru tetap berada di sekolah, sedang peserta didik mengikuti dari rumah masing-masing.

Selain melaksanakan pembelajaran daring, hari ini 17 Maret 2020 SMP N 1 Tuban juga mendapat kunjungan dari Bapak Drs. Nur Khamid, M.Pd. Dalam kunjungan tersebut, beliau menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan Covid-19. Selain itu, beliau juga mengapresiasi pelaksanaan pembelajaran secara daring di SMP N 1 Tuban. Kunjungan Pemantauan selama diberlakukannya keputusan belajar di rumah diharapkan agar warga SMP N 1 Tuban tidak panik dalam menghadapi kebijakan yang diberlakukan oleh pemerintah. Bapak Kepala Dinas Pendidikan juga mengharap agar pelayanan publik tetap berjalan seperti biasanya.

Ada yang memanfaatkan aplikasi Whatsapp (WA) karena dianggap lebih mudah dalam menyampaikan materi maupun menerima hasil pekerjaan siswa. Ada juga Bapak/Ibu guru SMP N 1 Tuban yang memanfaatkan Youtube, Kahoot, Proprofs, Google Drive, Google Docs, dan juga Google Classroom, serta masih banyak lagi. Selama satu hari ini, pembelajaran daring berlangsung dengan lancar. Selama dua minggu ke depan, sampai tanggal 29 Maret 2020 sistem pembelajaran di SMP N 1 Tuban dengan sistem daring dan menggunakan berbagai macam media aplikasi yang sudah tersedia. Semoga selama 2 minggu pelaksanaan KBM tersebut bisa berjalan dengan lancar. Dan upaya percepatan penanganan terhadap Covid-19 juga berhasil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *